1. Gedung Dewa Ruci AMNI
Yang pertama dikunjungi adalah gedung Dewa Ruci AMNI karena gedung ini paling deket sama rumah dan selalu dilewatin kalo kita mau kemana-mana. Pertama waktu mau liat gedung ini kami dipandu untuk nemuin pengelola gedungnya yaitu Pak Dwi. Kesan pertama Pak Dwi ini kalo ngomong alus dan sopan. Jadi buat first impression udah bagus dulu lah yaa... Sama pak Dwi kita dapet brosur harga dan fasilitas yang didapat dari gedung. Harga sewa gedung Dewa Ruci pagi maupun malam sama aja, gak ada perbedaan harga yaitu 15juta. Fasilitas yang didapet... (menyusul *catennya lupa haha)
Setelah ngobrol-ngobrol sama Pak Dwi, kami jalan-jalan melihat kondisi gedungnya. Kebetulan saat itu gedungnya lagi di dekor untuk acara wedding yang diselenggarakan malam harinya. Memang gedung dewa ruci ini gedhe banget. Untuk kapasitas standing party bisa sampe 1000 undangan. Pintu masuk depan ada 2, pintu samping masing-masing sisi ada 3 buah pintu. (Denah menyusul). Dari bentuk gedungnya, gedung Dewa Ruci ini yang paling pas sama konsep yang pengen dibuat, Tapi masih ragu-ragu karena harganya yang cukup tinggi yaaa...
2. Gedung Wanita
Gedung Wanita lokasinya di jalan Sriwijaya tepatnya disebelah TBRS. Kebetulan waktu kita kesana, di gedung wanita sedang diadakan kegiatan seminar jadi rame banget disana. Kita langsung diarahkan menuju kantor pengelola gedungnya. Sama dengan di gedung Dewa Ruci, kita langsung dikasi brosur harga dan fasilitas beserta denah gedungnya. Tata letak gedung hampir mirip dengan gedung Dewa Ruci, Ada 2 pintu depan dan pintu sampingnya. Hanya saja kapasitasnya lebih sedikit yaitu maksimal sekitar 500-750 undangan untuk standing party. Tarif Gedung Wanita sedikit dibedakan antara sewa pagi dan sewa malam. Untuk sewa pagi dikenakan biaya 7,5 juta rupiah, sedangkan untuk malam sekitar 8,5 juta.
Sebenernya diperkirakan udah cukup sih kalo mau pake Gedung Wanita, karena direncanakan gak terlalu banyak juga nanti undangannya. Tapi yang bikin kita ragu-ragu adalah first impression marketingnya yang kurang sipp... *ternyata marketing itu sangat mempengaruhi keberhasilan penjualan* hahaha. Tapi masih dipertimbangkan lagi mengingat harganya jauh lebih murah.
3. Balai Diklat Srondol
Gedung Balai Diklat ini milik Pemerintah dan berlokasi di Srondol. Waktu kita kesana kebetulan hari sabtu dan ternyata kantor pengelolanya juga libur kalo hari sabtu :(. Tapi waktu kita kesana, kebetulan sedang ada acara wedding juga.. Dan kita sempet liat-liat gedungnya. Ternyata pintu masuk gedungnya itu ada disamping pelaminan (bukan didepan). Gedung dengan denah yang mirip adalah gedung Manunggal Jati. Pintunya cuma satu dan ada di samping. Setelah liat denah gedungnya, saya jadi ragu-ragu karena bakal susah buat ngatur konsepnya lagi. Dan sepakat sama saya, bapak juga jadi kurang sreg karna jauh banget dari rumah.
Hunting venue nya sementara sampai disini karna gak ada opsi lain yang pengen diliat lagi. Jadi kemungkinan besarnya akan pilih salah satu dari 5 venue yang udah dikunjungi. Kecuali nanti tiba-tiba ada pilihan venue lainnya yang lebih menarik.
1 komentar:
Masih punya kontak pak dwi ngga ya? Hehe makasiih
Posting Komentar