Berawal dari kehadiran Mas Indra dan Kedua Orangtua nya kerumah pada 22 Juli 2015. Acara malam ini sebetulnya sudah direncanakan dari waktu puasa. Mas Indra bilang ke bapak kalau mau meminang aku *shy*. Setelah dirundingkan, menyesuaikan kegiatan mudik (kami sekeluarga baru pulang mudik pada tangga 21 Juli) dan jadwal kepulangan Mas Indra ke Tangerang (Mas Indra rencana pulang tanggal 24 Juli karena tanggal 25 nya mau nonton Roma -_____-), akhirnya diputuskan kunjungan dijadwalkan pada hari Rabu 22 Juli 2015.
Setelah pertemuan hari Rabu malam itu, mulailah Aku, Ibu dan Bapak mendiskusikan konsep wedding yang akan kami selenggarakan insyaAllah pada bulan Maret 2015. Konsep kasarnya adalah, acara dibuat sederhana (jangan buang-buang duit buat wedding, mending buat DP rumah - Ibu) dan sesuai kaidah islam yang syar'i (Kitakan muslim, harus bisa semaksimal mungkin mengamalkan tuntunan Islam - Bapak). Nahh,, definisi sederhana dan syar'i ini yang agak panjang dan lebar. Jadi intinya, konsep pernikahan yang sudah dibuat kurang lebih seperti ini (InsyaAllah semoga bisa terlaksana):
1. Pernikahan yang pake tata cara Islam, gak perlu pake upacara adat. Karena sesuai tuntunan dalam Islam juga nikhah itu ya cuma akad (ijab & qobul) sama walimatul ursy (intinya mengabarkan kabar bahagia pernikahan)